Baca A Weary Child Looks for His Father Chapter 18 Bahasa Indonesia secara gratis di KomikAV. Chapter ini terdiri dari 39 halaman. Dirilis pada 5 Maret 2026.
Pada suatu hari ketika usianya empat tahun, Astie menerima surat pemberitahuan kematian ayahnya. Ayahnya adalah orang yang setiap hari selalu mengatakan hal-hal aneh. Katanya, ia berasal dari sebuah kekaisaran bernama Talochium, dan kampung halaman Astie juga ada di sana. “Ayah akan hidup lama bersama Tie. Suatu hari nanti, kita pasti akan kembali ke kampung halaman, dan Ayah akan membuat Tie tersenyum di rumah yang jauh lebih luas dan bersih.” Namun pada akhirnya, ayahnya pergi meninggalkan Astie sendirian. Lalu, saat Astie sedang menggeledah kotak barang peninggalan ayahnya, muncul makhluk hidup yang belum pernah ia lihat sebelumnya. [Apa kau ingin aku menghidupkannya kembali?] “B-batu bisa bicara…….” [Jika kau menginginkannya, aku akan mengembalikanmu. Ke tempat kelahiranmu. Ke tempat yang seharusnya menjadi milikmu. Ke dunia di mana pria itu masih hidup.] Astie mendapatkan kesempatan terakhir. Kini ia bisa menyelamatkan ayahnya, dan kembali ke kampung halaman yang sebenarnya! Ia pun berpikir bahwa mulai sekarang, yang menantinya hanyalah jalan penuh bunga. Namun kenyataannya—









































Pada suatu hari ketika usianya empat tahun, Astie menerima surat pemberitahuan kematian ayahnya. Ayahnya adalah orang yang setiap hari selalu mengatakan hal-hal aneh. Katanya, ia berasal dari sebuah kekaisaran bernama Talochium, dan kampung halaman Astie juga ada di sana. “Ayah akan hidup lama bersama Tie. Suatu hari nanti, kita pasti akan kembali ke kampung halaman, dan Ayah akan membuat Tie tersenyum di rumah yang jauh lebih luas dan bersih.” Namun pada akhirnya, ayahnya pergi meninggalkan Astie sendirian. Lalu, saat Astie sedang menggeledah kotak barang peninggalan ayahnya, muncul makhluk hidup yang belum pernah ia lihat sebelumnya. [Apa kau ingin aku menghidupkannya kembali?] “B-batu bisa bicara…….” [Jika kau menginginkannya, aku akan mengembalikanmu. Ke tempat kelahiranmu. Ke tempat yang seharusnya menjadi milikmu. Ke dunia di mana pria itu masih hidup.] Astie mendapatkan kesempatan terakhir. Kini ia bisa menyelamatkan ayahnya, dan kembali ke kampung halaman yang sebenarnya! Ia pun berpikir bahwa mulai sekarang, yang menantinya hanyalah jalan penuh bunga. Namun kenyataannya—
No comments