Pemberitahuan
Perbaikan otomatis sudah dijalankan. Silahkan periksa hasilnya dengan klik tombol OK dibawah ini.Jika masih terdapat error, bisa dijelaskan di kolom komentar. Terima kasih.

The Baddest Villainess Is Back

Chapter 5

Baca The Baddest Villainess Is Back Chapter 5 Bahasa Indonesia secara gratis di KomikAV. Chapter ini terdiri dari 41 halaman. Dirilis pada 6 Agustus 2026.

The Baddest Villainess Is Back

Manhwa The Baddest Villainess Is Back yang dibuat oleh komikus bernama Hamal, Ja Eunhyang ini bercerita tentang Aku dijatuhi hukuman mati dan meninggal. “Membunuhmu sebagai penjahat akan sia-sia. Bagaimana? Aku ingin memberimu kesempatan.” Tidak, kupikir aku sudah mati. Tapi apakah itu karena apa yang dikatakan pria mirip musuh itu sebelum aku mati? ‘Geren, bajingan itu…!’ Saat aku membuka mata, itu sepuluh tahun yang lalu. Dan di dunia yang berbeda! Sejak aku hidup kembali, tidak ada yang bisa kulakukan. Untuk menghindari mengulangi masa lalu yang bodoh, aku menggunakan pria mirip musuh itu sebagai dompetku. “Berikan semua barang dari sini sampai sana.” “Kau akan membeli semua ini?” “Yah, kudengar dari teman-temanku bahwa cucuku tersayang sangat suka berbelanja, dan kau juga bertingkah imut.” “Hanya karena aku butuh dompet. Bahkan hubungan keluarga yang pernah retak pun pulih dengan gemilang. Urusan cinta, yang pernah kutinggalkan, juga dimulai dengan sempurna. Itulah masa depan sempurna yang kuharapkan… bahkan bagi seseorang sepertiku yang menganggap diriku tidak kompeten, kekuatan telah bangkit dalam diriku.”

Chapter ini error ? segera laporkan agar diperbaiki secepatnya!
The Baddest Villainess Is Back
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back Chapter 5
The Baddest Villainess Is Back
The Baddest Villainess Is Back

Manhwa The Baddest Villainess Is Back yang dibuat oleh komikus bernama Hamal, Ja Eunhyang ini bercerita tentang Aku dijatuhi hukuman mati dan meninggal. “Membunuhmu sebagai penjahat akan sia-sia. Bagaimana? Aku ingin memberimu kesempatan.” Tidak, kupikir aku sudah mati. Tapi apakah itu karena apa yang dikatakan pria mirip musuh itu sebelum aku mati? ‘Geren, bajingan itu…!’ Saat aku membuka mata, itu sepuluh tahun yang lalu. Dan di dunia yang berbeda! Sejak aku hidup kembali, tidak ada yang bisa kulakukan. Untuk menghindari mengulangi masa lalu yang bodoh, aku menggunakan pria mirip musuh itu sebagai dompetku. “Berikan semua barang dari sini sampai sana.” “Kau akan membeli semua ini?” “Yah, kudengar dari teman-temanku bahwa cucuku tersayang sangat suka berbelanja, dan kau juga bertingkah imut.” “Hanya karena aku butuh dompet. Bahkan hubungan keluarga yang pernah retak pun pulih dengan gemilang. Urusan cinta, yang pernah kutinggalkan, juga dimulai dengan sempurna. Itulah masa depan sempurna yang kuharapkan… bahkan bagi seseorang sepertiku yang menganggap diriku tidak kompeten, kekuatan telah bangkit dalam diriku.”

Details

Comments

No comments

Mode: